Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung menyatakan sebanyak 322 puskesmas di provinsi itu telah siap melakukan program cek kesehatan gratis bagi anggota masyarakat yang berulang tahun.
“Program cek kesehatan gratis ini sudah dilaksanakan hari ini sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia yang tertera dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan, dan kami sudah sejak pertengahan Januari memberi sosialisasi ini kepada puskesmas dan masyarakat,” ujar Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Diah Anjarini di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan pelayanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat sudah siap dilaksanakan, meski pelaksanaan program ini pada awalnya belum akan berjalan secara optimal.
“Karena ini baru pertama kali dilaksanakan tentu pasti masih ada kendala, tapi kami pastikan kesiapan fasilitas kesehatan dan 322 puskesmas di Lampung untuk melaksanakan program ini,” katanya.
Ia melanjutkan, selain 322 puskesmas, pelaksanaan cek kesehatan gratis bagi masyarakat, dapat dilakukan di klinik yang sudah ditunjuk oleh dinas kesehatan dan mendapatkan surat keputusan pelaksanaan kegiatan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Untuk jumlah klinik yang ditunjuk dan mendapatkan surat keputusan itu saat ini masih dihitung, sebab kami masih menunggu klinik mana saja yang ditunjuk oleh dinas kesehatan kabupaten dan kota. Tapi kalau puskesmas sudah siap semua melakukan ini,” ucap dia.
Menurut dia, bagi klinik yang sudah ditunjuk tersebut akan menerima bahan medis habis pakai (BMHP) dari puskesmas terdekat.
“Karena pemeriksaan kesehatan ini tentu saja membutuhkan BMHP, seperti reagen maka yang memberikan nanti dari puskesmas,” ucapnya.
Ia mengatakan bahwa selain puskesmas, sumber daya manusia di bidang kesehatan seperti tenaga kesehatan dan dokter yang ada di puskesmas pun telah siap melaksanakan program tersebut.
“Sebenarnya pemeriksaan kesehatan seperti ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di puskesmas. Jadi dengan adanya program ini tentu sumber daya manusianya di Puskesmas sudah siap, terlatih dan terbiasa melakukan kegiatan tersebut,” ujar dia lagi. (antaranews/ruth)