Raih Suara Terbanyak, Bujang Rahman-Karomani-Muhammad Kamal Ditetapkan Jadi Calon Rektor Unila

By Redaksi 31 Agu 2019, 07:52:57 WIB BANDAR LAMPUNG
Raih Suara Terbanyak, Bujang Rahman-Karomani-Muhammad Kamal Ditetapkan Jadi Calon Rektor Unila

  Senat Universitas Lampung (Unila) bersama perwakilan Kementerian Ristek-Dikti menggelar rapat tertutup untuk menyaring tiga dari lima bakal calon rektor. Rapat berlangsung di Gedung Rektorat Unila, Bandar Lampung, Jumat, 30/8/2019.

Ketua Senat Unila Profesor Heriyandi mengatakan, terdapat lima bakal calon rektor Unila, yaitu Prof Karomani, Prof Bujang Rahman, Prof Muhammad Kamal, Prof Satria Bangsawan, dan Prof Sukri Banuwa. Berdasar hasil rapat, Prof Karomani meraih sebanyak 14 suara, Prof Bujang Rahman memperoleh 19 suara, Prof Muhammad Kamal dan Prof Satria Bangsawan masing-masing enam suara, serta Prof Sukri Banuwa mendapat dua suara.

“Sehubungan hanya tiga nama yang akan dikirim kepada menteri, dan hasil suara Prof Satria dan Prof Kamal sama, maka dilakukan pemilihan ulang,” kata dia.

Setelah pemilihan ulang, perolehan suara Profesor Muhammad Kamal sebanyak 32 suara, dan Profesor Satria Bangsawan 14 suara. Dengan demikian, senat menetapkan tiga nama yang akan dikirim kepada menteri sebagai Calon Rektor Unila Periode 2019-2023, yaitu Profesor Bujang Rahman, Profesor Karomani, dan Profesor Muhammad Kamal.

Heriyandi melanjutkan, anggota senat yang hadir pada pengambilan suara putaran pertama dihadiri 47 dari 48 senat. Satu orang sedang cuti menunaikan ibadah haji. Kemudian, pada putaran kedua, Prof Yuswanto izin karena harus ke Jakarta.

“Dia sudah booking dokter untuk berobat. Sehingga, putaran kedua hanya 46 suara senat,” ujarnya.

Guru Besar Fakultas Hukum Unila itu menambahkan, kementerian hanya menerima tiga nama calon rektor. Nantinya, menteri akan melihat rekam jejak para calon. Karena itu, butuh waktu untuk mendalami rekam jejak para calon.

“Rentang waktu yang diberikan selama 15 hari. Kalau sudah ada jawaban selama 15 hari ke depan, maka kami segera lakukan pemilihan rektor di sini,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Pusat Diklat Kementerian Ristek-Dikti Wisnu berharap, persaingan menjadi calon rektor Unila selesai sampai di sini saja. Tidak ada gugat menggugat setelah penyaringan dan pemilihan rektor.

“Semoga tidak ada gugat menggugat dari calon yang kalah. Sebab, ladang pengabdian tidak harus menjadi rektor,” ujar Wisnu.(Dj/asy)




Berita Terkait

Berita Populer

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda
  Jokowi - Ma'ruf Amin
  Prabowo - Sandiaga Uno

Komentar Terakhir

  • Jual Payung Promosi

    Duuuh,, bagus-bagus banget payung - payung di festival tersebut. Bentuknya payungnya indah dan ...

    View Article
  • Danang

    Sip ...

    View Article
  • seo services jakarta

    Apa yang dilakukan Pemprov Lampung dengan mengibahkan ambulans untuk IKLB adalah hal baik yang ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video